Home / Jalan-Jalan / Andaliman, Rempah Ajaib Dari Tanah Batak

Andaliman, Rempah Ajaib Dari Tanah Batak

Sumber: google.com

Annisa Rahmi/Hazlina Ganif Sihotang

Pijar, Medan. Sumatera Utara memiliki keunikan tersendiri dalam dunia kulinernya. Salah satu bumbu masakan yang menambah keunikan masakan dari provinsi ini adalah Andaliman. Masakan seperti Arsik, Deke Naniura, Mie Gomak, Saksang dan Sambal Tuktuk diramu dengan bahan khusus yang bernama andaliman. Andaliman menjadi bahan ramuan penting dari setiap masakan-masakan tersebut.

Andaliman merupakan jenis tumbuhan yang masih satu keluarga dengan citrus dan memiliki nama ilmiah Zanthoxylum acanthopodium. Pohon andaliman ini memiliki duri di bagian batangnya seperti pohon jeruk. Beraroma seperti jeruk, andaliman mempunyai citarasa yang khas, yaitu rasa getir dan mengigit, yang menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah.

Pohon andaliman tunggal, memiliki batang yang berdahan banyak. Tingginya rata-rata mencapai 2 sampai 4 meter dengan usia produktifnya tidak lebih dari 7 tahun. Daunnya sendiri kecil mirip daun pada tanaman mawar. Biarpun berbentuk kecil, hanya seukuran merica pada umumnya atau lebih kecil, buah andaliman memiliki pertahanan berupa duri-duri yang telah menyelimutinya pada bagian batang.

Memetiknya membutuhkan konsentrasi yang tinggi karena banyaknya duri, biasanya para petani menggunakan alat yang terbuat dari kayu berbentuk huruf Y agar tidak terkena duri, caranya dengan menyodok buah-buah andaliman itu.

Ternyata selain dalam masakan Batak, penggunaan andaliman sebagai bumbu masak juga dikenal dalam masakan Asia Timur dan Asia Selatan. Andaliman juga sangat umum digunakan sebagai bumbu rempah masakan di beberapa negara seperti India, Cina, Korea, Jepang, Tibet, Nepal, juga Thailand. Di luar negeri, andaliman lebih akrab disebut Sichuan Pepper.

Andaliman memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Tanaman ini diperkaya oleh banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, zat besi, mangan, kalium, zinc, dan fosfor. Selain itu andaliman juga mengandung beberapa antioksidan, seperti pitosterol, dan karoten. Semua nutrisi penting tersebut memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh seperti meredakan nyeri, menambah darah karena kadar zat besinya yang tingi, juga memperkuat tulang serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Rempah khas tanah batak ini tersebar diberbagai kawasan Sumatera Utara dengan sebutan yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Di Batak Toba rempah ini disebut dengan andaliman, di daerah Simalungun, Tanah Karo, dan Dairi disebut dengan Tuba, sedangkan di Tanah Tapanuli Selatan disebut Sinyarnyar.

Anda bisa mendapatkan rempah ini di pasar-pasar tradisonal. Meski begitu, beberapa pasar modern telah menyediakan andaliman. Ada yang menjual dalam keadaan utuh maupun yang sudah jadi bumbu siap. Biasanya andaliman diolah dengan cara menghaluskannya terlebih dahulu sebelum mencampurkannya ke bumbu-bumbu makanan lainnya.

Kebiasaan suku Batak yang suka mengonsumsi makanan-makanan bercita-rasa kuat, membuat andaliman selalu jadi andalan. Lady Siregar, gadis batak asli dan juga penikmat dari andaliman menyebutkan bahwa cita rasa getir yang dihasilkan andaliman menjadi daya tarik tersendiri saat mengonsumsinya. “Kenapa harus masak pakek andaliman, biar lebih enak gitu, soalnya ada rasa getir-getirnya,” ungkap Lady.

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: https://sajiansedap.grid.id

Jongkong, Takjil Khas Masyarakat Melayu yang Menggoda.

Jongkong banyak disukai karena rasanya yang manis dan gurih. Juga teksturnya lembut sehingga memanjakan orang yang menikmatinya. Harga jongkong sendiri bisa dibilang termasuk murah berkisar Rp8.000-Rp10.000 per bungkusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *